Spesialis Curanmor Diberi Timah Panas Oleh Reskrim Polsek Percut Sei Tuan.

Editor: inihari.com author photo

Inihari.comDZ (30) Adalah salah seorang spesialis pencurian sepeda motor (curanmor) yang merintih dan kesakitan karena terpaksa diberi tembakan terukur pada kaki kirinya saat hendak mencoba melawan dan melarikan diri dari reskrim Polsek Percut Seituan.

Adapun DZ diketahui tertangkap usai melakukan tindak pidana pencurian sepeda motor Merk HONDA BEAT Tahun dengan Pemilik A/N RP

Atas laporan korban ke Polsek Percut Sei Tuan, No : LP/556/K/ III/2020/SPKT PERCUT.  Tanggal 08 Maret 2020, Atas nama : PW karena Honda Beat miliknya hilang diparkiran Tokoh CS di Jalan Aksara, Minggu (08/03/20) pukul 11.15 WIB. 

Atas itu, DZ berhasil ditangkap pada hari Rabu 18 maret 2020, sekira pukul 23.00 Wib oleh Tekab Unit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan yang dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Iptu Luis Beltran SIK, dan Panit Reskrim Ipda Toto Hartono SH saat berada di jalan Trunojoyo Desa Cinta rakyat kecamatan percut sei tuan kapubaten deli serdang.

Saat penangkapan, tim reskrim berkordinasi melakukan penangkapan terhadap tersangka dengan cara mengepung sebuah rumah yang diketahui tersangka DZ ada didalamnya.

Dari keterangan petugas, tersangka DZ mengakui telah melakukan pencurian sepeda Motor Honda beat dijalan Aksara bersama ketiga orang temannya atas nama JL ( DPO) dan seorang lainnya, yakni rekan si JL(DPO) yang diketahui namanya JN (DPO).

DZ mengatakan bahwa menjual Sepeda Motor milik korban kepada teman si JN (DPO) yang tidak tau namanya dengan harga Rp1.800.000, dan menagaku menerima bagian Rp 700.00.

Dari uang hasil pembagian itu,  Tersangka DZ membeli baju kemeja warnah orange kotak dan sisa uangnya dipoya poyakan.

Selanjutnya Tim reskrim melakukan Pengembangan untuk mencari tersangka lainya dan barang bukti atas pengakuan tersangka DZ bahwa Sepeda Motor Honda Beat tersebut di jualnya di daerah jalan menteng.

Kemudian Tim reskrim percut sei tuan dan menuju ketempat yang dimaksud, setelah sampai di Tkp tersangka di turunkan dari Boncengan Sepeda Motor oleh Tim reskrim, tiba tiba tersangka Dedi melakukan perlawanan dengan mendorong petugas reskrim dan mencoba melarikan diri.

Selanjutnya Tim reskrim melakukan tembakan peringatan ke udara sebanyak dua kali, namun tidak dihiraukan oleh tersangka DZ, kemudian Tim reskrim dengan sangat terpaksa melakukan Tindakan Tegas dan terukur menembak kearah kaki kiri tersangka DZ dan memboyong tersangka DZ ke Rumah sakit Bhayangkara untuk mendapat pertolongan medis.

Selanjutnya Tersangka DZ dan barang bukti diboyong ke Mako Polsek Percut  Seituan untuk proses sidik lebih lanjut.

Tersangka DZ mengatakan trlah melakukan pencuri sepeda motor yang terparkir di depan toko CS di jalan Aksara medan yang diambil Honda beat, kemudian dengan menggunakan kunci Leter T di jalan Pahlwan mengambil Yamaha N max.

Tak hanyan itu,  DZ juga mengaku telah melakukan Jambret di dalam angkot di depan pajak Bengkot berhasil mengambil Hp merk Advance,  kemudian Jambret dijalan Aksara berhasil mengambil hand phone merk samsung, Jambret di jalan wiliam iskandar dan berhasil mengambil Hand phone android.

Saat ini DZ beserta Barang bukti, 1 stel baju kemeja kotak-kotak hasil kejahatan, 1 buah kunci leter T diamankan di Polsek Percut Sei Tuan.
Share:
Komentar

Berita Terkini