Kabupaten Toba Serahkan Bantuan 378 Paket Sembako kepada Guru Paud

Editor: inihari.com author photo

Inihari.com - Secara bertahap, Pemerintah Kabupaten Toba melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Toba, menyalurkan bantuan Sembako sebanyak 378 paket kepada Tutor dan guru PAUD sekabupaten Toba yang terkena  dampak pandemi (Covid-19) atau Corona disetiap kecamatan, hari Sabtu (25/04/2020).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bunda Paud kabupaten Toba Brenda Ritawati Aruan, Kepala dinas pendidikan Parlingoman Panjaitan, kepala bidang Pembinaan Paud dan dikmas Natalia Silitonga, Dewan penasehat Himpaudi Sabarudin Tambunan  dan para camat serta bunda Paud kecamatan.

Pembagian Paket Sembako dilakukan mulai tanggal 24 sampai  26/04/2020 di 16 kecamatan berupa beras,mie instan,telur,minyak dan gula.langsung dipimpin oleh Bunda Paud kabupaten Toba Brenda Ritawati Aruan.

Menurut data dari dinas pendidikan kabupaten Toba melalui kabid Pembinaan Paud dan Pendidikan Masyarakat, Natalia Silitonga. Jumlah Sekolah Pendidikan Usia Dini (PAUD) yang tersebar di kabupaten Toba sebanyak 189 sekolah yang terbagi dua yaitu Kelompok bermain (usia  O-6 tahun) dan Taman kanak-kanak (5-6 tahun). Dengan jumlah Tenaga Pendidik dan Tutor yang terdata didapodik sebanyak 412 orang. Namun yang menerima sembako bantuan Covid-19 hanya 378 sementara 34 orang tenaga pendidik tidak bisa mendapatkan bantuan Sembako dari APBD sesuai dengan peraturan pemerintah pusat karena suaminya Pegawai ASN, TNI dan Anggota Polri.

Dalam sambutannya Bunda Paud Brenda Ritawati Aruan mengatakan bahwa sangat Rindu sekali ingin secara lansung bertatap muka dengan para tutor dan Guru Paud untuk melihat langsung kegiatan dan mendengarkan keluh kesah masing-masing guru Paud dan para Tutor.

"Tanpa campur tangan dan kerjasama para bunda paud, ditingkat desa maupun  bunda paud ditingkat kecamatan maka Bunda paud kabupaten  tidaklah ada artinya sama sekali.

Nanti dilain waktu, setelah situasi covid-19 sudah dinyatakan aman oleh Pemerintah, Saya pasti akan datang kembali untuk mengunjungi kalian semua. Karena Paud di tingkat desa, kecamatan dan kabupaten sudah dilantik maka sangat memudahkan saya, untuk selalu berkomunikasi secara langsung kepada Tutor dan guru Paud,  demi peningkatan mutu pemelajaran di tingkat pendidikan usia dini".

"Dan jangan lupa dalam situasi sekarang ini bagi Tutor- tutor maupun guru Paud, saat mengajar nantinya ataupun keluar rumah jangan lupa memakai masker, cucitangan, Jaga jarak. Dan satu hal lagi jangan lupa untuk berdoa kepada Tuhan agar musibah virus corona ini cepat berlalu dan bisa diatasi oleh pemerintah pusat " ujar bunda Paud Brenda Ritawati Aruan.

Ditempat yang sama dewan Penasehat Himpaudi Sabarudin Tambunan yang sekaligus Anggota Dewan kabupaten Toba, mengatakan sangat bangga melihat kerjasama dan bersinerginya antar orang tua murid, guru-guru paud dengan pemerintah kabupaten untuk melawan virus Corona.

Senada dengan itu kepala dinas Pendidikan kabupaten Toba, Parlingoman Panjaitan berharap setelah pemberian dengan bantuan  sembako terdampak covid-19, bisa dimanfaatkan oleh para tenaga pendidik sekolah Paud dan Tutor, agar semakin semangat dalam menjalankan tugasnya.

Apalagi dengan situasi saat ini, proses pemelajaran itu dari rumah. Saya sangat mengapresiasi, tugas mereka yang begitu berat sementara honor yang mereka terima tidak mencukupi untuk kebutuhan sehari-hari" Ungkap Parlingoman Panjaitan.

Salah satu Guru paud Teratai, dari Ajibata Oktoberia Siregar, mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah kabupaten Toba melalui dinas Pendidikan, terutama kepada Bunda paud Brenda Ritawati Aruan yang begitu perhatian melihat kondisi guru-guru paud yang ada di kabupaten Toba dan memberikan bantuan sembako ditengah-tengah wabah virus corona.

"Kami merasa senang dan sangat bangga ketika Bunda Paud Kabupaten, ditengah-tengah kesibukannya masih menyempatkan diri untuk bertatap muka langsung dan mendengarkan keluhan kesah kami sebagai Guru-guru paud. Hal seperti ini adalah sebagai penyemangat kerja buat kami semua. Kalau boleh, permohonan kami kepada bunda paud agar bisa menambah honor ataupun insentif kami setiap bulannya" pinta guru paud Oktoberia Siregar.

Sekedar mengingatkan, pada bulan Desember 2019 PAUD kabupaten Toba mendapatkan medali Perak dari kementerian Pendidikan dengan kriteria  penilaian secara objektif dan Online, berupa kegiatan Paud  serta narasi di kabupaten Toba setiap bulannya. Hanya 20 kabupaten/ kota yang Mendapat pin Perak di seluruh Indonesia, salah satunya Kabupaten Toba. (KRISTIAN NAPITUPULU)

Share:
Komentar

Berita Terkini